Ada masa-masa di hidupku ketika melihat pencapaian orang lain terasa seperti tamparan yang diam-diam. Rasanya seperti aku ketinggalan di perlombaan yang bahkan aku sendiri gak sadar kapan dimulainya.
Hidupku terasa lambat, jalanku terasa berat, dan aku bertanya-tanya: apa yang salah dengan aku?
Ketika aku merasa “tertinggal”
Waktu usiaku 24 tahun, aku baru aja dapet kerjaan full-time di Jakarta dengan gaji UMR. Teman-teman seumuranku? Udah banyak yang mikirin pernikahan, punya rumah, bahkan sudah mapan. Aku? Baru mulai dari nol. Sementara banyak teman-temanku sudah menata hidupnya, aku bahkan baru berani bermimpi kecil.
Continue reading