Tulisan ini adalah refleksi pribadi setelah menamatkan one of the best book buatku Psycho-Cybernetics, mengenal Imago Dei, dan berdamai dengan ketakutan sendiri.
Anyway, buku ini akhirnya berhasil aku kelarin baca setelah maybe setengah tahun lebih, maybe. Sempat berhenti, and sempat rajin, and memang baca buku ini memang gak bisa langsung banyak-banyak halaman. Karena tiap beberapa halamannya langsung bikin aku mikir, dan bahkan refleksi. Makanya buku inilah yang banyak coretannya dariku.
🙂
Continue reading