Category Archives: Career

Advice, personal branding, workplace tips, and professional growth.

Dari Blogger Warnet ke Digital Marketer: Konsistensi yang Membawa Perubahan

“Blogging used to be my thing. But over the years, it started feeling like something left behind—by everyone, including me. Now, in 2025, I’m realizing that writing isn’t just something I used to do—it’s a habit that shaped who I am. And it’s time to rebuild it.”

Pernah merasa kehilangan kebiasaan yang dulu membuat hidupmu terasa lebih berarti? Aku pernah, dan ini ceritaku untuk memulai kembali.

Menulis bukan sekadar hobi masa lalu, tapi bagian dari kepribadianku. Dari seorang penjaga warnet yang hanya bermodal harapan, hingga menjadi seorang digital marketing manager di startup, semuanya dimulai dari satu kebiasaan kecil: menulis.

Walau memang blogging udah gak sepopuler dulu. Malah, banyak orang udah lupa atau malah gak tahu apa itu blogging, termasuk aku sendiri. Tapi, kalau dipikir-pikir, menulis itu gak bakal pernah lekang oleh waktu—formatnya aja yang berubah.

Continue reading
cara menjadi content writer

Cara Menjadi Writer yang Menguasai Topik

Writer itu sama seperti pencerita. Maka dari itu, gimana cara seorang writer menyampaikan pesannya bakal memengaruhi pembaca. Nah, cara paling penting buat menjadi super-writer ya harus expert di topik yang dia tulis.

Yang jadi masalah adalah gimana mulainya ya?

Karena dulu saya menulis topik apa saja, ya akhirnya saya bakal riset kalau diberi “keywords” atau “topik”. Sayangnya, kalau menulis hanya berdasarkan keyword atau topik saja, kemungkinan besar apa yang kita sampaikan cukup terbatas.

Kenapa gitu? Karena kita gak mengerti topik secara keseluruhan, tapi sepotong-sepotong. 

Continue reading

Digital Marketing: Kesempatan Besar untuk Sukses Bahkan Tanpa Ijazah

I started learning and doing digital marketing in 2008, but at that time I didn’t know what it was. At that time, I called it a full time blogger. 

Pada saat itu, passion saya hanya menulis, menulis, dan ingin menjadi penulis. Hanya saja, untuk menembus dunia publikasi cukup rumit. Bahkan, dari sekian tulisan yang saya kirimkan ke majalah dan koran, hanya satu tulisan yang berhasil diterbitkan. Itu pun setelah berbulan-bulan. Bayarannya sekitar Rp250.000.

Saya besar di pinggiran ibukota provinsi Sumatera Utara. Akses internet yang bisa saya andalkan hanyalah melalui warnet (warung internet). Saya bercita-cita menjadi penulis hebat melalui internet. Saya juga percaya bahwa internet bisa memberikan peluang bagi saya untuk sukses dan mendapatkan uang. Sudah seperti agama, ya? 😀

Continue reading

Kerja Tanpa Ijazah, Panjat Karier Meski Lulusan SMA

Mimpiku untuk kuliah di masa remaja boleh saja sirna. Namun, bukan berarti gak ada jalan lain untuk meraih cita-cita.

Dulu aku tuh pengin banget jadi guru atau sastrawati. Selalu dua cita-cita itu yang aku kumandangkan dengan bangganya, saat ditanya mengenai cita-cita. Bahkan, hingga SMA pun aku tetap konsisten dengan cita-cita itu. Hihihi.

Sayang seribu sayang, harapan itu pupus karena musibah yang melanda keluargaku. Mamaku meninggal, padahal Beliau adalah tulang punggung keluarga.

😦

Dari situ, aku selalu belajar untuk realistis. Bahkan, gak jarang berujung pada pesimis. Aku gak pernah mau bikin cita-cita yang terlalu tinggi. Malah buatku, aku bisa makan dengan uangku sendiri saja sudah cukup.

Continue reading