Tag Archives: perempuan

beban ganda perempuan

Refleksi tentang ‘Beban Ganda’ dan Pola yang Kita Warisi

Ada arsip ingatan yang gak pernah benar-benar pudar.

Aku tumbuh di keluarga Batak di mana ibuku bangun paling pagi dan tidur paling malam. Beliau berjualan ke pasar setiap hari, mengatur keuangan keluarga, dan tetap disebut “istri yang harus tunduk.”

Gambaran itu melekat kuat dalam ingatan masa kecilku — tentang bagaimana perempuan di sekitarku bekerja paling keras, tapi pengakuan sosial sering kali berpihak pada laki-laki.

Waktu mempelajari topik double burden di mata kuliah Psikologi Perempuan dan Gender, aku merasa teori yang dijelaskan di kelas terasa hidup kembali di depan mata.

Continue reading