One Year in Review: Belajar Makin Tangguh

Udah pertengahan Januari 2019 aja dan aku baru sempat menulis di blog tercinta ini. Padahal resolusiku di tahun 2019 ini adalah rajin #updateblog.

Jangankan update blog, tadinya aku mau bikin satu foto satu hari di Instagram. Namun, apa daya idenya buntu. Plus, alasan lain adalah biar foto yang diunggah lebih berkualitas sih.

Well anyway, I want to say that 2018 is one of the best years I’ve ever enjoyed. Haha, I don’t know, it seems every year I always called as one of the best years. Itu tandanya mensyukuri segala nikmat yang ada di setiap tahun ya! Sebab, setiap tahun punya hal positif dan negatif yang bakal kita alami atau kita bikin sendiri.

And, this years especially had already given so much special things. Especially several months to end of year, I feel that I spreaded the positive vibes to my surrounding. And, I received the positive feedbacks too.

Awal Tahun 2018 yang Cukup Berat

Gak mulus aja, kok. Awal tahun 2018 aku lewati dengan berbagai permasalahan. Salah satu yang paling berat sebenarnya dari diriku sendiri. Padahal pas dua bulan sebelum 2017 berlalu, aku dapat challenge baru buat pindah perusahaan.

Unfortunately, aku harus berjuang buat melawan diri sendiri. Awal tahun itu aku sampai ngabisin duit ke psikiater. Sayang emang karena aku waktu itu gak pakai BPJS yang mana datanya beda dengan lokasi tempat tinggal dan kantorku. Ribet. *sad

Terus udah gitu ada beberapa gonjang-ganjing gitulah. Hahaha.

Hingga pertengahan tahun 2018 tiba, ada beberapa hal yang ternyata gak sesuai ekspekstasiku. Ada satu hal yang paling bikin diriku down dan bisa cukup marah. Bila apa yang aku ekspektasikan ternyata gak tercapai apalagi gak jadi dikabulkan.

Awalnya kecewa pakai banget banget banget. Sampai bikin aku mikir bodo amat dah. Tapi, lama-kelamaan aku mulai mikir lebih waras. Gak semua hal bakal sesuai ekspektasi atau bahkan sesuai dengan yang sudah dijanjikan. So~~~ Daripada makin menjerumuskan diri sendiri, lebih baik bangkit buat jadi diri yang lebih baik lagi, kan?

Kamu gak bakal bisa ubah keadaan yang gak sesuai ekspektasi kamu. Akan tetapi, kamu bisa ubah diri buat jadi lebih baik, kan?

Banyak Belajar dan Belajar Banyak Hal

Tahun 2018 kemarin terasa cukup panjang. Pasalnya, aku mengalami banyak hal saat itu. Berganti-ganti. Tapi aku menyukurinya.

Dengan pergantian yang cukup banyak tersebut, aku jadi belajar banyak hal dan banyak belajar. Dan terima kasih banget, aku merasa berkembang banget [termasuk ukuran tubuh juga mengembang haha].

Kalau aku tilik tulisanku khususnya buat pekerjaan, tahun 2018 lalu beda banget sama tahun 2017 silam. Aku makin tahu bikin tulisan yang straight to the point karena selama ini aku sering nulis konten yang cukup bertele-tele. Udah gitu, aku juga belajar cara nulis yang benar buat konten digital.

Ah ya, yang paling aku senang lagi adalah di tahun 2018 aku gak cuma nulis aja. Aku ketemu sama banyak orang hebat, mulai dari pebisnis, CEO, sampai dengan orang-orang inspiratif. Yang aku merasa dulunya gak mungkin banget nih aku ngobrol kecuali kalau interview kerja.

Awalnya aku wawancara orang-orang yang kukenal. Namun, ntah angin apa aku beranikan diriku buat perkenalkan diri dengan orang-orang yang belum aku kenal sama sekali. Aku beranikan buat sapa mereka dan janjian sama mereka. And hey, they are very welcome to me!

As info, perusahaan tempat aku bekerja ekspansi ke business core yang cukup berbeda. Dari fintech ekspansi ke media finansial. Makanya akhirnya aku kesampaian juga belajar jurnalistik secara profesional walau gak ada basic sama sekali di situ.

And, I’m proud to be called as journalist, reporter, and other terms around them. [Oh ya, maafkeun daku kalau banyak pakai bahasa Inggris, sebenere lagi excited buat belajar. Hihihi.]

…dan di akhir tahun kemarin ada tantangan baru yang akhirnya aku terima. Sebenarnya deg-degan banget karena jujur aja cukup riskan. Pilihan tersebut cuma berani diambil oleh seorang RISK TAKER!

Yap! I would join a new company. Totally a new company. But, my concern, that I want to grow up and implement all of that I have learned for the several past years. Hope I will be able to contribute more and more, grow up more and more, and surely have a chance to go for the next level.

🙂

Sekalian, mau memperlantjar bahasa Inggris aku karena bakal sering tektokan sama ekspatriat. Koplak banget gak sih, salah satu faktornya malah itu. Haha.

Yah, seperti quotes yang pernah aku ucapin dulu di tahun 2015 saat aku pertama kali jadi employee dari yang dulunya freelance aja: “Karena hidup gak gini-gini aja.”

…dan sekali lagi aku mau bilang: HIDUP GAK GINI-GINI AJA. Harus berani ambil risiko kalau pengin berkembang.

Aku juga tiba-tiba keinget kata-kata Abangku yang bilang Helda itu orangnya mau berkembang. Aku berharap banget bisa lebih matang lagi. Hmm, termasuk juga soal pengaturan duit sebenarnya. Karier moncer harusnya ngatur duit juga bisa. Apalagi udah pernah kerja di media finansial gini. Biar jadi cewek tangguh!

6 thoughts on “One Year in Review: Belajar Makin Tangguh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s