Beginilah Rasanya Hidup Sendiri…

Ketika tak ada uang, seakan tanpa harapan.

Saat berlimpah uang malah seperti tak ada tujuan.

Dulu waktu kecil dan masih tinggal di rumah orangtua, tak sedikit dari kita membayangkan betapa serunya apabila nanti hidup sendiri di kos, asrama ataupun di rumah lain ataupun di kota lain yang dekat ataupun jauh. Intinya, tak serumah lagi dengan orangtua. Kita membayangkan diri yang begitu bebas, bisa menentukan sendiri apa yang akan dimakan hari ini, kemana dan jam berapa pulang. Yang paling seru adalah mengatur uang dan deg-degan menunggu kiriman uang ortu (apabila sedang menempuh pendidikan). Atau, bagi yang sudah bekerja – waktunya mengirimkan sesuatu pada ortu.

Menantang? Tentu saja.

Seru? Iya banget.

Indah? Ternyata tak seindah dalam bayangan.

Continue Reading

Jangan Kecil Hati! Kamu Tetap Bisa Sukses Walau Tidak Kuliah

Tulisanku kali ini ditujukan buat kamu yang putus kuliah atau sama sekali tak pernah mengenyam bangku kuliah. Yas! Kita tetap bisa sukses, kita tetap bisa menjadi apa yang kita cita-citakan dan kita tetap bisa menyongsong hari esok dengan senyuman bangga.

Siapa di antara kamu yang dulu memimpikan proses hidup yang mulus? Sekolah – kuliah – kerja. Mungkin ada juga yang tak berniat untuk kuliah, itu semua bergantung pada pilihan. Tapi, nggak dipungkiri kalau di negeri kita, seseorang dengan background lulusan perguruan tinggi jadi prioritas. Tak hanya alasan itu saja sih, perlu diakui untuk mendapatkan ilmu tertentu hanya ada di bangku perkuliahan. Nggak mungkin ‘kan kamu jadi dokter tanpa kuliah? Except kalau jadi ‘dokter’ dalam tanda kutip. Hehe.

Sekolah, kuliah dan kemudian bekerja lalu menghasilkan banyak uang. Punya rumah, mobil dan sebagainya. Ya, ini memang salah satu definisi sukses. Sayangnya, tak semua rencana kita akan berjalan mulus. Ada penghadang. Tak ada yang mulus, bahkan seleb Hollywood aja pasti masih punya selulit. *eh Akan tetapi, aku bilang ke kamu bahwa ada definisi sukses yang lainnya:

“…ketika kamu bisa membiayai hidupmu sendiri. Itu saja.”

Continue Reading

Tuntutan Hidup: Jalan Menuju Sukses

“…tuntutan hidup!”

Itu satu frase yang aku ingat dari seorang sahabat. Ketika itu dia ditanya soal mengapa dia jago masak.

Kelihatan sepele? Jago masak ‘hanya’ karena tuntutan hidup. Lho apa hubungannya? Menurutku malah nggak sepele sama sekali. Sahabat aku itu bilang juga dia bisa masak karena tuntutan hidup. Dia juga bilang, mungkin kalau ngga kehilangan Papanya, dia nggak akan bisa masak seperti sekarang.

Yap!

Actually, she is one of the strongest person that I’ve ever seen. Nggak cuman jago masak, dia juga giat bekerja. Dia kehilangan ayahnya di usia cukup muda – karena meninggal. Sontak kehidupan berubah. Tapi, semuanya berbuah manis pada waktunya.

Continue Reading