Penyakit ‘Senyap’ yang Sering Diabaikan dalam Keluarga

29 Juni ditetapkan sebagai Hari Keluarga Nasional atau HARGANAS. Namun, gaungnya dikumandangkan jauh sebelumnya. Senang sekali minggu lalu (13/06), aku diundang ke salah acara peringatan Hari Keluarga Nasional 2017 yang diselenggarakan oleh Kemenkes di Jakarta. Mengangkat judul “Rutin Aktivitas Fisik, Keluarga Terhindar Penyakit Tidak Menular”, bahasan tim Kemenkes dan narasumber tempo hari bener-bener ‘mengetuk’ aku banget plus kebanyakan orang dan keluarga.

Ada yang unik dari kebanyakan keluarga di Indonesia. Aku nggak bilang semua, ya, tapi kebanyakan. Penyakit-penyakit tidak menular lebih sering diabaikan, khususnya karena gaya hidup yang tidak begitu mementingkan hidup sehat. Sehari-hari sajalah kita bisa lihat. Gimana kita demen banget makan gorengan. Hahaha. Trus, menganggep olahraga itu jadi beban dan tak cukup waktu untuk itu. Hmm… Akhirnya? Berdasarkan data yang aku peroleh pada presentasi  Dr. Lily Sriwahyuni Sulityowati di RTPRA Taman Kenanga, penyakit-penyakit tidak menular jadi serangan ‘senyap’. Kenapa aku bilang ‘senyap’? Ya karena sering kali diabaikan. Bukan tak disadari, ya, tapi sering kali kita yang abaikan.

Hipertensi, obesitas, stroke, diabetes melitus, penyakit jantung coroner dan gagal ginjal kronis menjadi salah satu penyakit yang membawa kematian dalam keluarga Indonesia.

🙁

Continue Reading

Menulis, Fashion, Kopi Sebagai Gaya Hidup

Sebelum begitu aktif menulis, aku tak begitu suka dengan kopi. Terlalu pahit. Namun, ternyata, beberapa tahun belakangan ini aku malah harus minum kopi setiap hari. Kopi hitam tanpa gula! *karena ternyata hidup ini semakin pahit, halah*

Sejak tinggal di Jakarta, kebiasaanku minum kopi pun semakin bergeser. Yap! Kopi sebagai gaya hidup. Tak lagi menikmati kopi sachet-an yang dijual di warung. Tapi, beli biji kopi di “kedai kopi”. Kadang kala, duduk manis menulis di meja yang disediakan oleh “kedai kopi” tersebut, menikmati WiFi gratis sembari menyeruput kopi buatan mereka – yang tak disangkal cukup kuat bikin aku melek. Belum lagi, klien lebih sering mengajak bertemu di sana.

*hedon sekaleh*

Pernah terpikir tidak, ketika kamu di “kedai kopi” seperti itu – ada satu penampakan yang akan menjadi hal lumrah bagi kita semua. Apa itu? Pakaian pengunjung di sana yang modis-modis.

Continue Reading

Samsung Gear S2: Jam Tangan yang Dulu Cuma Khayalan

Masih inget nggak dengan nge-hits jam tangan kalkulator? Haha, yang pakai jam tangan itu adalah orang paling keren deh! Kala itu. Jam tangan tak pernah lepas dari aktivitas manusia secara umum. Bahkan, jam tangan juga ada versi-versi ‘khayalan’-nya. Kamu pasti inget dengan jam tangan Conan yang canggih itu, kan?

Nah, aku seneng banget minggu lalu bisa hadir dalam acara peluncuran Samsung Gear S2. Bukan. Ini bukan peluncuran handphone atau tablet baru dari Samsung tapi smartwatch. Smartwatch dari Samsung ini beda karena desainnya yang bulet – benar-benar jam tangan banget deh. Memang sih jam tangan nggak harus bulet ya, hihi. Tapi jam tangan memang identik dengan bentuk bulet, kan, ya. Iyain aja deh.

Digelar di Empirica Jakarta, SCBD Lot 8. Aku nggak tahu dimana itu dan belum pernah ke daerah SCBD loh. *gak gaul ya* Aku masih belum genap 3 tahun di Jakarta, ya, jadi maklumin aja. Hehe. Kemarin naik ojek online, untung Bapakny baik jadi cari bareng-bareng dimana itu Lot 8 dan dimana itu Empirica. Sesampainya di Lot 8, aku sendiri masih muter-muter nyariin ini dimana yah Empirica-nya. Eh, ternyata plangnya memang nggak ada. Huhuhu.

Continue Reading

Women’s Talk Liputan6: MSG Nggak Bikin Kanker Payudara

Judul di atas hanya sepenggal dari sesi tanya-jawab di sebuah acara bertajuk “Sharing is Caring: Breast Cancer Awareness”. Diselenggarakan oleh Liputan6 dalam program Woman’s Talk. Acaranya sendiri bertempat di Locanda Food Voyager, Senayan, hari Sabtu lalu (31/10). Oleh karena tempat makannya, eh, maksudnya topiknya – aku pun terhipnotis untuk ikut daftar ke Kak Ani. Mumpung gratis pula buat blogger! Buat umum bayar HTM Rp 50 ribu lho.

Seneng banget diajakin ke acara ini. Bersama beberapa blogger – kita dapat banyak wawasan mengenai kanker payudara, plus bisa tanya-tanya juga. Anyway, sorry for the late post ya.

Bertemu Komunitas CISC

Acaranya dipandu Mbak manis aku lupa namanya, hehe, bersama narasumber Dr. Alfiah Amiruddin, MD, MS dan salah satu pentolan komunitas CISC. Komunitas CISC adalah akronim dari Cancer Information Support Center. Jadi, mereka yang bergabung adalah para cancer survivors. Mereka yang pernah terkena penyakit kanker payudara, sembuh dan sekarang masih hidup (tetap berjuang pula untuk tidak kena lagi).

Continue Reading