Maklumilah! Anak Broken Home itu Rapuh

Terdengar terlalu mellow? Atau, seperti dilebih-lebihkan? Faktanya, anak broken home itu memang suka mellow dan kadang melebih-lebihkan. Kamu yang hidupnya ‘normal’ saja pasti pernah mellow atau bahkan koar-koar di media sosial mengeluhkan hidupmu.. Apalagi kami yang tak punya tempat peraduan.

🙂

Memaklumi, iya. Aku sendiri memaklumi ketika ternyata jadi seorang yang sukses itu sulit ketika kamu dihadapkan pada kenyataan hidup seperti ini. Memaklumi jika kita pernah jatuh. Ayolah, jangan munafik! Kamu yang punya ortu lengkap saja di sisimu mungkin juga memberontak. Paling tidak memberontak kepada kehidupan, jika bukan pada orangtuamu. Apalagi kami. Yang bahkan tidak tahu sebenarnya memberontak pada apa dan siapa.

Sepertinya aku sendiri mulai larut ketika menuliskan ini.

Aku ingin mengajak kalian untuk memaklumi kami anak-anak broken home akan tindakan kami. Kalian mungkin jengkel berpikir: “Hei, Bodoh! Bodoh sekali kalian mau menenggelamkan diri sendiri. Wake up! Jangan terlalu dipikirkanlah, jangan terlalu nganggep diri paling menderitalah. Kita semua punya masalah”.

…tapi sayangnya, kami tidak ingin masalah kami dibanding-bandingkan. Kami tidak menganggap bahwa kami paling menderita. Hanya saja…

Continue Reading