Jangan Kecil Hati! Kamu Tetap Bisa Sukses Walau Tidak Kuliah

Tulisanku kali ini ditujukan buat kamu yang putus kuliah atau sama sekali tak pernah mengenyam bangku kuliah. Yas! Kita tetap bisa sukses, kita tetap bisa menjadi apa yang kita cita-citakan dan kita tetap bisa menyongsong hari esok dengan senyuman bangga.

Siapa di antara kamu yang dulu memimpikan proses hidup yang mulus? Sekolah – kuliah – kerja. Mungkin ada juga yang tak berniat untuk kuliah, itu semua bergantung pada pilihan. Tapi, nggak dipungkiri kalau di negeri kita, seseorang dengan background lulusan perguruan tinggi jadi prioritas. Tak hanya alasan itu saja sih, perlu diakui untuk mendapatkan ilmu tertentu hanya ada di bangku perkuliahan. Nggak mungkin ‘kan kamu jadi dokter tanpa kuliah? Except kalau jadi ‘dokter’ dalam tanda kutip. Hehe.

Sekolah, kuliah dan kemudian bekerja lalu menghasilkan banyak uang. Punya rumah, mobil dan sebagainya. Ya, ini memang salah satu definisi sukses. Sayangnya, tak semua rencana kita akan berjalan mulus. Ada penghadang. Tak ada yang mulus, bahkan seleb Hollywood aja pasti masih punya selulit. *eh Akan tetapi, aku bilang ke kamu bahwa ada definisi sukses yang lainnya:

“…ketika kamu bisa membiayai hidupmu sendiri. Itu saja.”

Pasti Bisa Sukses Walau Tidak Kuliah

Asalkan…

  1. Temukan passion-mu

Kenapa harus temukan passion? Karena bakal bikin kamu nyaman mengerjakan pekerjaan yang meman sesuai dengan dirimu. Kamu punya keahlian untuk menulis, ya menulislah. Kamu yang punya keahlian memasak, ya memasak. Bahkan kalau pintar ‘bersilat lidah’ *hehe* alias bisa mempersuasi ya berjualanlah. Atau, kalau suka bersih-bersih, menjadi petugas cleaning service sekalipun tak mengapa. Nggak ada yang salah dengan profesi apapun meski keliatannya tidak bergengsi. Yang penting kita menikmatinya dan bisa hasilkan uang. Plus, bisa menabung! Sekaya atau sebergengsi apapun profesi kita, kalau tak bisa mengatur uang ya nihil.

sukses walau tidak kuliah

🙂

  1. Thinking out of the box

Kedengaran klise? Tapi faktanya memang begitu. Aku masih ingat sekitar tahun 2008 aku jadi operator warnet, orang-orang merasa bahwa mereka yang hanya tamat SMA tak akan bisa jadi apa-apa. Berkali-kali ditawari untuk tinggal di rumah orang dan bantu-bantu di sana. PRT-lah namanya walau saat itu nggak gamblang dibilang sebagai PRT. Tapi, ada satu hal yang bikin diriku menolak meski di-underestimate-kan sebagai penjaga warnet: Think out of the box dan harapan.

Waktu itu aku sudah mulai berkenalan dengan blog dan diajarkan oleh seseorang tentang dunia Internet Marketing. Waktu itu aku belum kenal Adsense dan tetek-bengeknya. Yang aku tau waktu itu adalah aku dikasih kerjaan untuk mengisi konten satu situs beasiswa. Aku juga dikasih tau untuk bikin blog pribadi. Blog-ku waktu itu adalah helld4.wordpress.com hingga akhirnya diberi ‘hadiah’ domain pribadi: Helda.info. Such a sweet memory!

Aku aja sekarang berpikir kok bisa percaya dengan kata-kata orang tersebut. Dijanjikan akan bagi 2 hasil situs beasiswa tersebut dan nurut aja gitu. Sekitar setahun ngisi itu situs nggak dapet duit lho, aku cuma ngandelin penghasilan 300 ribu dari menjaga warnet yang kemudian paksain diri lagi untuk jaga wartel di malam hari supaya dapet gaji dobel.

…tapi siapa yang tau ternyata harapan tersebut membuahkan hasil. Kalau kilas balik ke masa-masa  8 tahun silam… Lebih dari ekspektasi. Thanks to you, Bang!

  1. Lakukan!

Sudah aku singgung ya di poin sebelumnya. Ya, percaya dan lakukanlah! Nggak ada yang ngga mungkin. God had already knew. Tapi tentu hasilnya nggak akan sekejap mata bisa terjadi, kan? Tapi pasti terjadi saat mana kala kamu bisa menghela napas lega dan tak lagi berkutat soal bisa makan apa kaga – dengan duit sendiri.

A photo posted by Helda Sihombing (@cuaphelda) on

Tenang saja, ada banyak ilmu yang bahkan tak diajarkan di bangku kuliah. Manusia diciptakan dengan otak yang begitu cerdas yang terus-menerus berpikir bagaimana cara bertahan hidup dan berkembang. Ketika keadaan memaksamu untuk sukses dengan modal yang minim – pasti bisa! Apalagi zaman sekarang semakin modern, ada beragam ilmu baru.

Hey, Fellas! Tulisan kali ini bukan mau meremehkan pentingnya pendidikan, khususnya pendidikan tinggi. Aku tidak sedang membahas penting nggak pentingnya. Meraih sekolah setinggi-tingginya itu sangat bagus! Jika mampu, aku sudah berada di bangku kuliah beberapa tahun lalu karena cita-citaku dulu ingin jadi guru – faktanya, harapanku harus pupus.

😀

Eh iya, sekarang ada banyak yang tanya: “Nggak niat untuk kuliah lagi?”

🙂

Kamu mungkin suka tulisan ini!

6 Comments

  1. Saya juga cuma lulusan SMK. Tapi Alhamdulilah penghasilan dan lifestyle Saya lebih tinggi dari teman2 yg punya gelar sarjana :p.

    Kok bisa? Ya bisa. Asalkan kita terus belajar dan ga closed minded, dan pintar2 networking. Everything is possible.

  2. Setuju banget mbak, walaupun tidak kuliah tapi kita harus tetap belajar, karena belajar itu boleh dimana saja, dan kapanpun juga. yang sayangnya orang yg diberikan kesempatan kuliah, tapi nggak mau belajar, kasihan bangetkan, lulus tanpa ilmu yang bisa diaplikasikan.

Leave a Reply