Teruntuk Kamu yang Sedang Move-on dari Patah Hati

Sesungguh-sungguhnya aku sangat benci dengan pertemuan. Namun, ketika aku dihadapkan dengan pertemuan – aku tak kuasa untuk menolaknya. Hingga akhirnya ketakutanku terhadap perpisahan terjadi. Aku patah hati.

Tahulah sulitnya move-on dari patah hati. Especially, cewek yang emang bawaannya emosional. Aku sendiri ngga mau munak kalau saat patah hati itu, aku pengin nangis sejadi-jadinya. Aku nggak selera makan. Denger lagu-lagu sedih biar makin nangis lagi. Dan konyolnya, aku pernah nggak makan dua hari karena sedih banget harus putus. Hahahaha. Sekarang sih aku bisa ketawa, ya. Tapi waktu itu rasa-rasanya dunia ini runtuh.

Sebenarnya ketawa tadi, ketawa miris, kok…

Pada faktanya perasaan sakit hati itu masih berbentuk luka yang belum kunjung sembuh. Yang paling mengenaskan lukanya meninggalkan bekas!

Teruntuk kamu yang sedang move-on dari patah hati. Ntah karena harus putus dari pacar yang telah bertahun-tahun menjalin hubungan denganmu, dijauhi oleh pacar begitu saja tanpa ada kejelasan atau malah perasaan kamu tak dibalas oleh gebetan kamu, mungkin tulisan ini bisa bantu kamu untuk up lagi. Nggak harus sekarang. Ingat, ya, kamu nggak perlu pura-pura jadi orang yang tegar. Itu dulu yang pengin aku kasih tau.

Satu per Satu Langkah Move-on dari Patah Hati

move on dari patah hati
I can’t have you, like you have me.
  • Nggak perlu pura-pura kuat tetapi menangis juga bukan tanda lemah

Nggak perlu cari tips cepat move-on atau cara bangkit dari rasa sakit hati secepatnya. Kita manusia bukan robot. Punya perasaan. So, kalau kamu pengin banget nangis, ya nangis aja. Nangis sampe kamu capek dan nggak bisa ngeluarin air mata lagi.

Memang buat orang-orang tertentu, penyebab stres seperti ini bisa bikin bener-bener bikin hilang arah. Mungkin tindakan cukup bodoh seperti menyakiti diri sendiri or something. Tapi, aku harap nggak sampe ke tahap itu, ya. Seenggaknya, meski menyakiti diri ke tahap tertentu, inget hidup, ya!

🙂

Kenapa harus nangis sejadi-jadinya? Biasanya setelah capek beberapa hari kamu nangis seperti itu, kamu bakal ngedapetin diri kamu tampak konyol depan kaca. Rambut nggak kerawat, muka bantal, mata sembab bengkak dan lainnya. Perut mulai laper, kan? Di situ mulai sadar “kok aku bodoh banget ya nangisin orang yang mungkin bahkan tak lakuin hal yang sama seperti yang aku alami ini”.

  • Mulailah bersenang-senang dan cintai dirimu sendiri

Wajahmu jelek banget, tau! Kamu tadinya mulai ngerasa lapar? Kalau pengin keluar dan serasa pengin berlari dari kenyataan, lari aja. Pengin makan? Ya, makan aja yang banyak. Pengin ngeluarin segala uneg-uneg sakit hati yang dialami? No problem kalau pengin share di medsos. Tapi, ya, agak elegan dikit. Nggak perlu mention orangnya juga sih.

Jujur aja aku orang yang cukup ekspresif di media sosial, aku bakal nge-share apa yang tiba-tiba aku pikirin dan bahkan rasain. Tapi, nggak apa-apa deh, jadi karya juga. Sama seperti sekarang ini, aku nulis ini karena lagi-lagi pengin ini jadi semacam healing.

Oh ya, kadang “lari dari kenyataan” dengan liburan bahkan sangat perlu.

  • Curhat ke orang yang kamu percaya

Nggak dipungkiri kalau kita nggak sanggup untuk nahan ini sendiri. Kamu nggak sendiri. Teman-teman dan sahabat kamu peduli padamu. Jadi, curahkan saja perasaan kamu ke mereka. Aku yakin mereka siap untuk dengarkan kamu.

Ketika pacaran kamu sudah terbiasa untuk lebih deket ke pacar kamu. Itu bikin kamu ketergantungan padanya. Jadi, saat putus ini, lebih dekatkan diri dengan sahabat kamu. Kedengaran egois? Nggak, kok.

Yang tersisa dari kisah ini

Hanya kau takut kuhilang

Jangan paksakan genggamanmu

—Tulus, Pamit.

Perasaanmu sekarang bisa jadi karena sudah terbiasa dengan seseorang. Gimana sih rasanya kalau sudah terbiasa. Mirip kecanduan. Biarkan dia pergi dari kehidupanmu.

  • Buka hatimu dan mulailah untuk melihat bahwa bukan dia satu-satunya yang ada

Ada yang bilang “dia bukan satu-satunya cowok / cewek di dunia ini”, faktanya memang benar. Iya sih terdengar gimana gitu. Kata-kata itu menyimpan luka banget, yak? Tapi, saat kamu buka diri dan hati pada orang lain yang ngedekatin kamu atau kamu ngedekatin mereka, hal itu bikin kamu teralihkan dari si mantan.

Nggak selalu terdengar seperti pelarian, kok. Mulai bergaul dan dekat dengan orang lain bisa saja sebagai teman baik, tempat berbagi cerita atau sekadar hang-out bareng. Mungkin nanti bisa jadi lebih dari teman, siapa tahu? Nggak salah juga sih. Ya, walau…

Mungkin Akan Harus Bersiap untuk Patah Hati Lagi

move on

Pertemuan memberikan tiga hasil: Dia punya perasaan yang sama denganmu, dia bertahan sebagai teman atau dia pergi.

Yang perlu diingat adalah: Kadang kala bukan karena salah satu bersalah atau bermasalah, bisa jadi memang not right for each other alias ya memang bukan jodoh. Lepaskan jika dia memilih tak ingin bersamamu lagi, relakan jika dia bukan jodohmu.

Kamu boleh coba untuk berusaha, sekali, dua kali atau tiga atau angka lain yang masuk akal. Namun, jika memang sudah tak ada harapan lagi, relakan saja. Jangan seperti perokok yang pengin berhenti tapi bilang “ah sebatang lagi, habis ini berhenti”. Padahal sebatang lagi itulah yang bikin dia nggak berhenti. Begitu juga dengan relationship. Jika memang salah satu pihak sudah menunjukkan tanda-tanda ingin beranjak darimu, nggak perlu paksakan dan penasaran untuk coba-coba lagi. Yang ada makin sakit hati karena kamu sudah mencurahkan hatimu lebih dalam dan lebih dalam lagi.

Anyway, thanks pada seseorang yang sempat bikin hari-hariku cerah lagi setelah sempat diliputi mendung. Thanks udah jadi orang yang sempat menyemangati aku untuk up lagi. Bikin aku menikmati fase manic-ku hingga euphoria yang bikin aku senyum setiap hari. Kamu hebat! Benar kata kamu, kamu bakal aku sebutkan di blog CuapHelda. Kamu berhasil jadi inspirasi aku untuk menulis lagi di blog ini. Namun, mungkin aku terlalu serius dan terlalu cepat buat jatuh hati. Atau aku yang terlalu baperan.

I can’t steal you,

Like you stole me.

—Pretty Reckless, You.

Kamu mungkin suka tulisan ini!

3 Comments

  1. Alhamdulillah masa2 alay bin galau udah kulalui mbak wkwkwkwk 😛
    Tips yang ini —> Buka hatimu dan mulailah untuk melihat bahwa bukan dia satu-satunya yang ada
    cepet banget nyembuhin luka #eaaa 😀

Leave a Reply