Jak-Japan Matsuri, Festival Nostalgia Jepang

Sejujurnya *halah pake kata “sejujurnya”*, ini adalah kali pertama kali aku ikut nimbrung di gelaran tiap tahun Jak-Japan Matsuri. Ntah mungkin tahun-tahun kemarin aku memang cukup sibuk atau bagaimana. Huhu. Yang pasti, aku seneng banget ikut festival persahabatan antara Jepang dan Jakarta ini!

Jakarta-Japan Matsuri atau disebut juga sebagai Jakarta-Japan Festival. “Matsuri” dalam Bahasa Indonesia artinya “festival”. Tahun 2016 ini merupakan tahun ke-8 diselenggarakannya acara ini. Bertema “Indonesia and Japan Always Together”, di festival yang diselenggarakan tempo hari yaitu 3 dan 4 September 2016 tampak mendukung slogan tersebut. Secara umum, tak hanya menampakkan budaya Jepang saja tetapi juga terdapat pameran budaya Indonesia dan bahkan penggabungannya. Salah satunya terdengar alunan lagu dengan Bahasa Jepang namun dengan unsur dangdut. Maafkeun aku kemaren sudah kelelahan untuk kembali ke depan panggung sehingga tak sempat merekamnya.

🙁

A photo posted by Helda Sihombing (@cuaphelda) on

Bermula dari Booth Pristine

Sebelum aku muter-muter beragam booth yang ketjeh-ketjeh untuk disentuh di JJM, booth pertama yang aku kunjungi adalah Pristine. Butuh tenaga, kan, untuk keliling? Butuh fokus juga, kan? Kalo minum air putihnya kurang bisa kliyengan ntar.

And, surprise! Aku ama beberapa Mba-mba blogger cantik lainnya ketemu sama direkturnya Pristine. Orang Jepang. Sepertinya baru lari-lari ganteng. Oke. Fix. Hahaha. Namanya Kei Sinohara dan Beliau lebih senang dipanggil “Kei” saja. Aseli, ini direktur humble banget, sabar banget jawab-jawabin pertanyaan kita dan… dia lebih jago Bahasa Indonesia daripada Bahasa Inggris katanya. Anyway, spontan gitu di akhir wawancara dia traktir kita sate ayam a la Jepang yang ada di booth depan booth Pristine. Thankyou, Kei!

A photo posted by Helda Sihombing (@cuaphelda) on

Cerita apa aja kita di booth Pristine? Selengkapnya nanti aku upload di channel Youtube-ku (yang tak seberapa itu subs-nya, ya, *penting gitu ditandesin*).

Yang pasti, Kei jelasin gimana perjalanan perusahaan Pristine yang berada di bawah naungan perusahaan PT. Super Wahana Tehno, anak perusahaan dari joint venture Sinar Mas dan Nihon Trim Co. Ltd. Secara singkat, minuman botol Pristine menggunakan teknologi mesin Jepang. Dijelaskan bahwa Pristine bukanlah air mineral yang biasanya. Kalau air mineral “biasanya” hanya berfungsi sebagai pelepas dahaga maka alkaline water Pristine punya manfaat kesehatan. Ini terbukti dari pemilihan mata air dan air yang dihasilkan punya pH lebih tinggi yaitu pH 8,7. berikut fakta-fakta Pristine yang aku dapetin:

  • Molekul air lebih kecil yang lebih mudah diserap oleh tubuh.
  • Kadar pH lebih tinggi dapat menetralisir limbah asam sehingga bisa mempertahankan kadar pH dalam tubuh.
  • Fungsi ionisasi yang bertindak sebagai anti-oksidan yang dapat mengurangi proses oksidasi yang bisa merusak sel-sel dalam tubuh.
  • Kandungan mineral terpilih yang bantu memperbaiki sel-sel rusak dalam tubuh.
  • Proses pembuatan secara murni dan alami tanpa bahan pengawet, suplemen tambahan ataupun pemanis. Makanya air Pristine memang nggak ada rasa-rasa manisnya. Tapi, botolnya manis! Hihii.

Melihat manfaat Pristine ini, nggak heran juga ada beberapa orang yang aku kenal cukup fanatik loh untuk lebih beli Pristine daripada air putih botol lainnya.

🙂

Selesai bertandang ke booth Pristine, kita disuguhi minuman botol Pristine, dong ya! Sudah siap untuk bertualang keliling Jak-Japan Matsuri!

Keliling Jak-Japan Matsuri 2016 di Lapangan Parkir Timur Senayan

Ada banyak booth dan tentu saja cowok-cewek yang mengenakan cosplay berkeliling di JJM. Seperti yang aku bilang di awal, bukan hanya booth berbau Jejepangan saja tetapi ada juga booth khusus budaya Indonesia, lho. Aku cukup lama berkeliling dari satu booth ke booth lainnya. Trus, motret para cosplay-nya, mulai dari karakter-karakter yang ada di anime Naruto sampai dengan cewe-cewe cakep berkostum Kimono. Eh, ada juga dedek kecil yang pakai Kimono dan malu-malu difoto. Xixixi.

Jak-Japan Matsuri 2016
Narsis dulu! Eh, ada baju merah juga di belakang.
Jak-Japan Matsuri 2016
Tulus di Jak-Japan Matsuri 2016

Menjelang sore, salah satu yang paling kutunggu adalah TULUS! Teteup, ya. Menariknya adalah Tulus menyanyikan lagu “Sepatu” atau “Kutsu” dalam Bahasa Jepang. Ihhh~~~ Jadi manis dah tuh lagu. Aku rekam juga, nanti yakkk… Aku upload di Youtube juga.

Sehabis penampilan Tulus, ada beberapa pawai menarik budaya Jepang yang berlangsung. Pokoke rame banget, dah! Yang hadir di pagelaran ini bukan hanya orang Indonesia tetapi juga orang Jepang yang menetap di Jakarta dan ada bule juga yang ikut festival ini. Makin beragam dah!

Performance yang ada di JJM bukan hanya Tulus saja sebenarnya, tetapi banyak artis Tanah Air dan juga dari Jepang yang hadir. Cumen karena berhubung aku hanya sempet dateng di hari Sabtu saja dan sampai sore saja pula, jadinya cumen bisa lihat Jepang. JKT48 ada nggak? Itu sudah pasti. Bahkan, di JJM 2016 kemaren bisa foto bareng mereka hanya dengan Rp 100 ribu saja! Kapan lagi nggak pake desek-desan bisa foto bareng dedek gemes inih, coba?

Jak-Japan Matsuri 2016
Jak-Japan Matsuri 2016 Doc: pribadi.

Thankyou, Jakarta-Japan Matsuri 2016 atas beragam pamerannya yang menarik! Makasi juga especially untuk Pristine dan Excite Indonesia yang sudah ngajakin aku dan temen-temen lainnya untuk ikut semaraknya festival ini.

Sampai jumpa di tahun mendatang!

A photo posted by Helda Sihombing (@cuaphelda) on

Kamu mungkin suka tulisan ini!

5 Comments

Leave a Reply