Beginilah Rasanya Hidup Sendiri…

Ketika tak ada uang, seakan tanpa harapan.

Saat berlimpah uang malah seperti tak ada tujuan.

Dulu waktu kecil dan masih tinggal di rumah orangtua, tak sedikit dari kita membayangkan betapa serunya apabila nanti hidup sendiri di kos, asrama ataupun di rumah lain ataupun di kota lain yang dekat ataupun jauh. Intinya, tak serumah lagi dengan orangtua. Kita membayangkan diri yang begitu bebas, bisa menentukan sendiri apa yang akan dimakan hari ini, kemana dan jam berapa pulang. Yang paling seru adalah mengatur uang dan deg-degan menunggu kiriman uang ortu (apabila sedang menempuh pendidikan). Atau, bagi yang sudah bekerja – waktunya mengirimkan sesuatu pada ortu.

Menantang? Tentu saja.

Seru? Iya banget.

Indah? Ternyata tak seindah dalam bayangan.

Continue Reading

Terlalu Banyak Drama dalam Pacaran?

Pernah suatu kali aku denger suara tangisan dari seseorang di kamarnya. Nangis kejer. Pacarnya bahkan sampe kirim pesan ke aku, minta tolong buat nenangin si cewek. FYI saja, aku nggak deket sama pasangan ini.

See? Pasti ada masalah, kan, di antara mereka berdua?

Aku jadi cukup prihatin dan sekaligus sedikit mengerti kalau apa yang terpampang di luar, ternyata bisa jadi tidak seindah itu. Di kasus ini, padahal selama ini pasangan tersebut terlihat baik-baik saja bahkan mesra bener. Pakai panggilan sayang, tiap hari anter-jemput, sering telponan dan sebagainya. Tapi, sayangnya, kalau udah berantem – ketauan banget.

Memang bukan berarti kita juga harus nutupin kalau ada masalah. Wah, bahaya juga. Ada orang yang berhak tahu. Tapi, sebaliknya juga nggak baik kalau kita ketauan banget ada masalah sama pacar.

Continue Reading

Calon Masa Depan, atau Calon Masa Lalu?

Kadang kita terlalu berani – dengan mempertaruhkan masa lalu dan terlalu percaya diri terhadap masa depan. Ya, lebih tepatnya calon masa depan. Halah. Sementara dengan masa lalu, kamu masih belum berani untuk benar-benar menjadikannya masa lalu sehingga masih ada label “calon” juga untuk masa lalumu – CALON MASA LALU.

Calon Masa Lalu:

  1. Pengalaman masa lalu yang menyakitkan menjadi salah satu alasan kamu move on darinya. Semua manusia memang tidak sempurna tetapi pertanyaannya: Apakah bisa benar-benar berubah? Tetapi kemungkinan besar apa yang sudah menjadi tabiat seseorang sulit untuk dilepaskan. Bukan bermaksud untuk menyalahkannya namun kamu harus bertanya pada diri sendiri: Apa aku bisa menyeimbangkan sifatnya dan menerimanya?
  2. Terlebih ketika kamu menyadari kamu yang terlalu berjuang untuk (calon) masa lalumu itu… Ya sudahlah. Sepertinya tepat kalau kamu harus meninggalkannya. Namun bagaimana kalau dia terus-menerus berjuang untuk mendapatkan simpatimu lagi? Hmm, semoga saja begitu.
  3. Jangan pernah memaksakan untuk tidak menyukainya lagi ataupun untuk benar-benar menyukainya lagi. Apapun yang namanya TERLALU hanya bisa kamu nyesek dan nyesel juga kesel.
Continue Reading