Rahasia Tak Jenuh Menulis 10 Artikel Per Hari

Sebagaimana sudah pernah aku singgung di artikel mengenai profesi yang sedang aku jalani sekarang: pekerjaan content writer SEO – kerjaanku selama ini ya tentu saja menulis, menulis dan menulis. Bahkan, sering kali, total konten yang harus aku produksi per hari adalah 10 artikel bahkan lebih!

As information, kerjaan seorang SEO Content Writer itu adalah produksi konten untuk kebutuhan optimasi mesin pencari. Jadi, memang copywriting agak sedikit diabaikan. Ini karena yang dibutuhkan ‘hanyalah’ artikel yang unik. Unik yang dimaksud dalam dunia SEO adalah lolos Copyscape 100%, alias sama sekali nggak ada kalimat yang mirip dengan artikel lainnya. Tapi… Bukan berarti artikel yang ditulis oleh kami para Content Writer SEO nggak bagus ya. Kami juga tetep concern ke pembaca manusia, bukan cuma robot Google aja.

Continue Reading

Tips Menjadi Anak Kost, Ini Caraku Tetap Sehat!

Satu hal yang cukup paling dihindari oleh anak kost adalah jatuh sakit! Terlebih lagi kalau harus menginap di rumah sakit. Duh! Thank God, seumur-umur hidup aku belum pernah di-opname di rumah sakit dah. Nggak tahu kalau dulu waktu masih balita pernah apa kaga, secara kan lupa yak. Haha. Mungkin badan ini sadar kali, ya, sebagai anak kost yang hidup sendirian akan bahaya kalau sampai sakit.

Padahal biasanya yang cukup menjadi incaran serangan penyakit itu adala kost. Jujur ajalah, makan anak kost itu bisa nggak teratur, suka begadang dan beberapa kebiasaan lainnya. Aku juga kadang begituh. Tapiii… Ada beberapa tips menjadi anak kost yang cukup bantuk aku tetap sehat. Apa sajah?

Continue Reading

Saat Dimana Perasaan Hati Tak Menentu

Bahkan, sulit bagiku untuk bangun pagi.

Bukan karena tidak bisa melainkan karena tidak mampu.

Ada satu ‘penyakit’ yang tiba-tiba menyerang aku kalau sedang dalam fase galau. Sebut saja ‘galau’. Susah untuk bangun pagi, kadang bahkan terlalu banyak tidur. Bahkan, serasa tanpa harapan kalau tak ada hari esok lagi.

🙂

Pada beberapa posting lalu tentang pekerjaan Content Writer, aku janji akan menuliskan lanjutannya. Namun, kenyataan tak berpihak padaku. Pikiranku stuck, sama halnya saat sekarang aku sedang ingin menumpahkan apa yang aku rasakan. Bahkan untuk menuliskan artikel ini, aku harus mengernyitkan kening berkali-kali untuk melawan perasaan hati tak menentu itu. Agar bisa menulis.

Continue Reading

SEO Content Writer, Pekerjaan ‘Remeh’ yang Mulai Dilirik Perusahaan

Aku masih inget banget dulu di tahun 2012 dan beberapa tahun ke depannya, aku dikontak sama beberapa perusahaan ‘besar’ tapi hanya outsource aja.  Lewat PenulisMaya.com dan beberapa lapak di forum-forum Internet Marketing, aku jualan jasa penulisan artikel berbasis SEO untuk web. Kala itu *tsah bahasanya*, aku nggak pernah kepikiran bahwa posisi penulis SEO ini bakal bener-bener dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan itu – sebagai pekerja penuh waktu.

🙂

Dunia digital terus bergerak maju. Cukup banyak profesi yang awalnya nggak terpikirkan dulu-dulunya malah di-hire sama perusahaan-perusahaan ini, mulai dari yang masih start-up hingga perusahaan besar. Contohnya, SEO Specialist, Social Media Strategist, Content Writer untuk web dan sebagainya. Nah, kali ini, aku mau bahas pekerjaan yang sebenarnya cukup lama sudah ada tetapi baru beberapa waktu terakhir ini tidak dianggap ‘remeh’ lagi.

Yap! SEO Content Writer.

Continue Reading

5 Tipe Orang Batak yang Aku Temui di Jakarta

Tetiba saja aku pengin nulis satu ini dalam bentuk artikel. Sebenarnya, impianku adalah menulis novel mengenai orang Batak di ibukota. Namun, apa daya, aku belum sanggup menulis novel. Pengalamanku hanya menulis cerpen saja. Dan, kalau cerpen, sepertinya penerbit agak ogah-ogahan. *tsurhat*  *out of topic*

Oke, back to the topic. Selama hampir 3 tahun aku stay di Jakarta bikin aku kenal banyak orang baru di perantauan, khususnya orang Batak. Dari perkenalan ini pulalah bikin aku ngeh beragam hal baru. Di otak semacam bikin infografis yang menjabarkan karakteristik unik orang – dalam hal ini orang Batak.

Anyway, kamu sendiri, apa yang langsung terbersit ketika bertemu atau mendengar orang Batak? Logatnya yang pake ‘e’ keras? Suaranya yang seperti membentak-bentak? Wajahnya yang kotak? Sifatnya yang keras? Hahaha. Oh iya, yang aku fokusin kali ini khususnya Batak Toba, ya. Batak itu ada 6 kategori, Batak Toba, Karo, Simalungun, Pakpak, Mandailing dan Angkola. Semua kategori Batak ini punya dialek yang beda-beda, bahkan jauh berbeda.

Continue Reading